Penulis: Risqiatul Hasanah dan Jerina Fujiantie
Editor: Muhayat
Ukuran: 15,5 x 23
Tebal: 247 hal
Generasi yang Diajar Mesin mengajak pembaca menelusuri
perubahan mendasar dalam dunia pendidikan dan komunikasi manusia di tengah
pesatnya perkembangan kecerdasan buatan. Buku ini tidak memposisikan AI semata
sebagai alat teknologi, melainkan sebagai aktor baru yang ikut membentuk cara
belajar, berpikir, dan berkomunikasi Generasi Z dan Generasi Alpha.
Melalui analisis kritis namun
berimbang, buku ini mengungkap bagaimana AI memengaruhi praktik pendidikan
tinggi, relasi dosen–mahasiswa, serta dinamika komunikasi sehari-hari dari
dialog akademik hingga ekspresi empati. Pembahasan tidak berhenti pada dampak
teknis, tetapi menyingkap perubahan yang lebih halus: gagap komunikasi,
pergeseran bahasa emosional, hingga kecenderungan menghindari relasi manusia
yang penuh risiko.
Alih-alih menghakimi generasi atau
menolak teknologi, buku ini menawarkan pendekatan rekonstruktif. Pendidikan
dipandang sebagai ruang strategis untuk mendidik ulang komunikasi manusia yang
menempatkan AI sebagai alat latihan, bukan pengganti relasi, serta menegaskan
kembali komunikasi sebagai kompetensi kemanusiaan yang esensial.
Buku ini ditujukan bagi pendidik,
mahasiswa, orang tua, peneliti, dan pembuat kebijakan yang ingin memahami
secara jernih arah masa depan pendidikan dan komunikasi manusia di era
kecerdasan buatan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar