Penulis: Mohamad Ramdhan Triadi Sulaeman
Editor: Budi Sujati
Ukuran: 15,5 x 23
Tebal: 261 hal
ISBN: Proses
Editor: Budi Sujati
Ukuran: 15,5 x 23
Tebal: 261 hal
ISBN: Proses
Sejarah Islam kerap diceritakan dari sudut pandang negara-negara berpenduduk Muslim mayoritas. Namun di balik narasi besar itu, terdapat jutaan Muslim yang hidup sebagai kelompok minoritas — bertahan, beradaptasi, dan membangun identitas keagamaan di tengah masyarakat yang berbeda keyakinan, budaya, dan sistem politik. Buku ini hadir untuk mengangkat pengalaman yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam kajian keislaman arus utama.
Melalui sebelas bab, buku ini menelusuri sejarah dan dinamika komunitas Muslim minoritas di sepuluh kawasan dunia: Singapura dan Timor Leste di Asia Tenggara, Tiongkok dan Taiwan di Asia Timur, Jepang dan Korea Selatan, Lebanon dan Siprus di Asia Barat, Mongolia di Asia Tengah, Australia dan kepulauan Oseania, Afrika Selatan, Kenya, dan Sudan Selatan di Afrika, Inggris dan Rusia di Eropa, hingga komunitas Muslim di benua Amerika. Setiap bab dikaji dengan kerangka analisis yang konsisten — kondisi geografis dan sosial, sejarah masuknya Islam, proses akulturasi dan institusionalisasi keagamaan, serta tantangan kontemporer yang dihadapi komunitas Muslim di setiap kawasan.
Dengan pendekatan studi komparatif, buku ini mengungkap pola-pola yang berulang namun tetap unik di setiap konteks: penyebaran Islam melalui jalur perdagangan damai, ekspansi politik kerajaan, hingga migrasi paksa era kolonial. Ditemukan pula spektrum respons akulturasi yang beragam — dari identitas hibrida yang berhasil dipertahankan secara harmonis, hingga tekanan asimilasi dan islamofobia yang merembes lintas benua, terutama pasca-peristiwa global seperti 11 September 2001.
Sebagai karya akademik, buku ini disusun secara sistematis berdasarkan kajian literatur dan sumber-sumber sejarah yang kredibel, dilengkapi dengan kesimpulan dan saran yang relevan bagi akademisi, pembuat kebijakan, maupun komunitas Muslim minoritas itu sendiri. Buku ini diharapkan menjadi rujukan penting bagi mahasiswa, peneliti, dan pembaca umum yang ingin memahami keberagaman wajah Islam di seluruh dunia, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa keberadaan sebagai minoritas bukanlah ukuran ketidakberartian, melainkan ruang bagi resiliensi dan kontribusi nyata terhadap peradaban dunia.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar